Minggu, 31 Maret 2013

Di Cimulya sudah berdiri SMP

SMP Satap Cimulya Sukseskan Wajar Dikdas

4 Februari 2010 

Cimahi, IB
Di Kabupaten Kuningan belum banyak pada satu hamparan ada dua sekolah berbeda, atau sekolah satu atap. Salah satu diantaranya adalah SD Negeri dan SMP Satu Atap Cimulya Kecamatan Cimahi.
Sangat logis bila Kepala SD/SMP Satap Cimulya, Drs. Suswa, MM.Pd merasa optimis program wajib belajar sembilan tahun di Desa Cimulya akan tercapai. Secara kebetulan pada tahun pelajaran 2009/2010 sudah ada kelas IX, sehingga nanti program wajardikdas 9 tahun akan benar-benar terwujud.
Untuk rombongan belajar, baik SD maupun SMP Satap ini sudah terpenuhi. Namun tak dimungkiri fasilitas lainnya seperti Laboratorium IPA dan peralatannya, ruang Perpustakaan, ruang Multimedia belum dimiliki. Begitu pula, pagar lingkungan sekolah belum menjamin keamanan dan kenyamanan peserta didik.
Untuk ruang belajar, khususnya SD, pada tahun anggaran 2009 telah menerima bantuan untuk dua lokal dari dana alokasi khusus (DAK).
Peserta didik untuk SD berjumlah 152 orang, dan SMP Satap 85 siswa. Mereka dibina oleh enam guru yang semuanya sudah berpendidikan Strata Satu (S.1), tiga orang diantaranya tengah menyelesaikan program S.2.
“Kondisi Ini merupakan kebanggaan Kami dalam mewujudkan visi Sekolah unggul dalam prestasi, disiplin dan bertanggung jawab,” kata Suswa bersemangat, di ruang kerjanya, Sabtu (26/12).
Ia mengaku dengan dukungan kompetensi personil memadai, civitas akademika SD/SMP Satap Cimulya berpacu dengan waktu menuntaskan wajar dikdas 9 tahun. Dan, siap berprestasi dalam bidang akademik maupun non akademik.
Kendala yang ada diantaranya semua guru SMP Satap yang berjumlah 16 orang masih berstatus honorer. Namun tak menyurutkan semangat mereka untuk terus memacu kemajuan pendidikan anak didiknya. “Dulu dari desa ini sangat jarang yang melanjutkan ke SMP, namun sejak dibuka SMP Satap hampir semua lulusan SD melanjutkan jenjang pendidikannya,” pungkasnya. (tan)

Selasa, 07 April 2009

Arisan IKAMULYASARI

Minggu, 6 April 2009 arisan di rumah Bapak Taryo Permana, di kp Tengah Kramat Jati JakTim. Bukan sekedar kumpul-kumpul dan makan-makan tapi kami membahas banyak hal seperti tabungan Qurban, pembangunan desa dll.

Bencana Situ Gintung

Selasa, 7 April 2009 kami mengadakan bakti sosial memberikan bantuan berupa uang kepada korban situ gintung. Hal tersebut merupakan kepedulian terhadap sesama. Nilainya tidak seberapa tapi mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi saudara-saudara yang sedang mengalami musibah. Bencana jebolnya bendungan Situ Gintung banyak membawa korban jiwa, bangunan banyak yang hancur. anehnya mesjid tetap berdiri kokoh. Keterangan lebih lanjut ada di bawah ini, mari kita renungkan!

Tanggul Situ Gintung di Ciputat, Tangerang, jebol. Air tumpah ke perumahan dan mencabut puluhan nyawa. Situ Gintung memberi pelajaran, manusia janganlah bermain-main dengan alam karena alam tak pernah salah.

Mengapa alam menjadi jahat? * Aan Rukmana, dosen Jurusan Falsafah dan Peradaban, Universitas Paramadina mengatakan alam pada dirinya adalah baik. Demikian pun Situ Gintung. Menurutnya, alam tidak pernah salah pada dirinya. Kesalahan alam terjadi dalam relasinya dengan sesuatu di luar dirinya, yaitu manusia. Dalam kaitannya dengan manusia itulah, lanjut Aan, Situ Gintung menjadi jahat. Dengan demikian, konsep kejahatan Situ Gintung muncul dalam relasinya dengan manusia. Jebolnya tanggul, dari sudut pandang alam sendiri, sebenarnya baik, karena alam boleh jadi sedang melakukan peremajaan. Namun, dalam kaca mata manusia justru sebaliknya, jahat. Kejahatan, menurut Aan, tidak memiliki eksistensi dan karena itu kejahatan menjadi tidak ada. Yang eksis adalah yang baik. Bencana alam, menurut Aan, adalah eksis. Namun, kebaikan itu menjadi jahat dalam relasinya dengan manusia. "Kalau manusia melihat konteks bencana Situ Gintung dari kaca mata dirinya (manusia) tentu itu menjadi kejahatan," paparnya. Namun, kejahatan itu tidak mutlak, karena kejahatan itu terkait dengan manusia sendiri. Untuk itulah, Aan menekankan tentang pentingnya dimensi tanggung jawab manusia terhadap alam. "Bagaimanapun, manusia bertanggung jawab terhadap alam karena alam pada dirinya adalah baik," imbuhnya. Tanggul Situ Gintung, menurut Aan, merupakan hasil dari usaha manusia. Dengan pembuatan tanggul itu manusia memanfaatkan air yang ada di dalamnya, baik untuk kepentingan wisata, irigasi dan lain-lain. Tetapi, usaha manusia itu tidak ditindaklanjuti dengan penjagaannya sebagai dimensi tanggung jawab manusia atas alam. "Penjagaan itu tidak dilakukan alias lalai," tegas Aan. Karena mansia lalai atas dimensi tanggung jawabnya terhadap alam, manusia sendirilah yang menjadi korban. "Tapi itu bukan salah alam. Bagaimanapun juga alam menjadi jahat karena ulah manusia juga," pungkasnya. "Karena itu, janganlah bermain-main dengan alam." Sedangkan penyebab jebolnya tanggul Situ Gintung, disinyalir akibat usianya yang sudah tua. Pasalnya, tanggul yang berdekatan dengan kompleks perumahan Cirendeu Permai Tangerang itu, sudah ada sejak zaman Belanda. Menurut Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane, Sutoyo Subandrio Pitoyo, ketika hujan berlangsung seharian pada Kamis (26/3), yakni dari pukul 16.00-21.00 WIB, warga setempat sudah memberitahu akan kondisi tanggul. Bahkan di sebelah hulu tanggul terjadi hujan es. "Kemudian terjadi kenaikan muka air yang cepat. Kemudian air terus naik sehingga tanggul tidak mampu mengalirkan air ke luar," ujarnya. Selain itu, ujar Suroyo, di sisi lain tekanan terus-menerus terjadi sehingga menyebabkan gerusan. Kemudian bendungan pun longsor dan roboh. Urukan jenis apapun, bisa jebol jika terjadi limpasan. "Karena hujan deras sehingga bendungan yang dibuat pada zaman belanda tidak mampu menampung air," paparnya. Luas danau Situ Gintung 21 hektar. Dapat dipastikan lebih dari satu juta debit air yang tumpah ke perumahan Cirendue. "Debit air selama hujan bertambah. Lama-kelamaan, danau ini tidak menahan debit air sehingga akhirnya jebol," ucapnya. Korban meninggal dunia hingga saat ini sudah mencapai 43 orang. (http://inilah.com)





Sabtu, 28 Maret 2009

IKAMULYASARI

Jakarta sebagai ibukota RI merupakan tempat berkumpulnya para urban dari tiap-tiap propinsi untuk mengadu nasib, begitu juga dengan warga desa Cimulya-Cimahi-Kuningan Jawa Barat. Setelah Indonesia merderdeka satu-persatu pergi ke Jakarta. Di Jakarta mereka tinggal secara berkelompok agar lebih aman dan yaman. Hidup diperantauan lebih erat kekeluarggaannya, orang lain yang bukan saudarapun bisa seperti saudara, saling tolong-menolong satu sama lain. Kami tinggal di wilayah Pademangan Jakarta Utara, kurang lebih ada 10 KK. Pademangan ditahun 1969 udaranya sangat panas, jalanan selalu tergenang air pasang dari laut Jakarta, banyak rawa-rawa ditumbuhi ilalang. Disitulah aku bermain mengejar capung, waktu itu aku baru berusia 4 tahun. Namun demikian banyak orang Cina yang yang berusaha keras untuk tinggal disitu meskipun mereka harus membelinya dengan mah-hal! Wajar saja karena Pademangan wilayah yang strategis dekat dengan pantai Ancol dan pelabuhan Tanjung priuk serta dekat kepusat perbelanjaan Mangga Dua dan Glodok tapi tidak cocok bagi orang tuaku yang bekerja sebagai PNS maka pada tahun 1976 kami sekeluarga pindah ke wilayah kampung dekat pasar Induk Kramatjati JakartaTimur, pinggiran kota Jakarta.
Para urban dari Cimulya terus berkembang, beranak-pinak dan berpencar kepelosok Jakarta. Ada kelompok Induk (termasuk keluargaku), ada kelompok Kodamar, Klender, Pondok Ranggon, Bekasi, Tanggerang ada pula yang tetap bertahan di Pademangan. Perkembangan ini membuat kami sulit untuk bertemu dan berkumpul seperti dulu, akhirnya muncul ide untuk membentuk arisan keluarga. Entah idenya siapa yang pasti mereka membutuhkan wadah untuk bersilahturahmi, maka pada tanggal 1 September 1972 dibentuklah IWC (Ikatan Warga Cimulya).
Sebulan sekali mereka berkumpul, arisan. Siapa yang mendapat arisan maka dia menyediakan tempat untuk arisan yang akan datang. IWC makin lama makin banyak pengikutnya, tidak hanya orang Cimulya melainkan urban dari desa Gunung Sari ikut bergabung sehingga pada tahun 1983 berganti nama menjadi IKAMULYASARI (Ikatan Warga desa Cimulya dan desa Gunung Sari). Desa Gunung Sari bertetangga dengan Cimulya konon menurut cerita mereka satu keturunan dari buyut di Puncak Manik.
IKAMULYASARI sekarang ini bukan hanya mengurusi arisan saja tetapi ditambah kegiatan lain seperti Kopersi simpan-pinjam, kegiatan sosial ( memberi bantuan pada anggota yang terkena musibah, menyantuni pakir-miskin yang ada di Cimulya, mengumpulkan dan menyalurkan Zakat ke desa, membantu anak-anak desa agar mereka mendapat pendidikan agama Islam, membantu memperbaiki jalan, membangun Mesjid dan kegiatan-kegiatan lain yang berorientasi pada pembangunan desa ). Saudara-saudara sekarang ini IKAMULYASARI merencanakan akan menjadikan Puncak Manik sebagai tempat wisata, wow! Ide yang bagus bukan? Tolong dukung kami yah….
IKAMULYASARI memiliki pengurus sebagaimana layaknya organisasi lain, dari berdirinya sampai sekarang sudah mengalami delapan kali pergantian pengurus. Nah! Inilah daftar nama pejabat teras IKAMULYASARI :

Periode I (Tahun 1972-1975)
Ketu : H. Rastam Efendi (Alm)
Sekretaris
I : Rendi Ruslan
II : Darkat. S
Bendahara : Taspin
Penasehat
I : B. Sugito (Alm)
II : Daskim (Alm)
Periode II (Tahun 1976-1979)
Ketua : Tarji (Alm)
Sekretaris
I : Darkat
II : Darnya
Bendahara
I : Taspin
II : Darta
Penasehat
I : H. Rastam E (Alm)
II : Tarji (Alm)
Periode III (Tahun 1980-1982)
Ketua : Daskim (Alm)
Sekretaris
I : Warlam
II : Darnya
Bendahara : Wahid Pemana (Alm)
Penasehat : H. Rastam Efendi (Alm)
Periode IV (Tahun 1983-1988)
Ketua : Taspin
Wakil Ketua : B Sugito (Alm)
Sekretaris :
I:Warlam
II:Darnya
Bendahara :
I: Casidi
II:Taslam
III: Kasma
Penasehat : H. Rastam.Efendi (Alm)

Periode V (Tahun 1989-1994)
Ketua : Kuswa
Sekretaris :
I: Darnya
II: Warlam
Bendahara :
I: K Andri
II:Elin Nurlina
Humas : Taswin
Penasehat : Taspin

Periode VI (Tahun 1995-2000)
Ketua : Drs.Darnya
Sekretaris :
I. Drs. Rastum
II.Budi, ST
Bendahara :
I: K. Andri
II: Wasra
Humas : Taswin, S.Ap
Penasehat : Taspin
Periode VII (Tahun 2001-2006)
Ketua : K. Andri
Sekretaris : Taswin, S.Ap
Bendahara :
I: Budi.ST
II: Wasra
Humas : Drs. Rastum
Penasehat : Taspin
Periode VIII (Tahun 2007-2010)
Ketua : Taswin, S.Ap
Wakil : Drs.Tarja
Sekretaris
I : Drs. Rastum
II : Unaesih, S.Pd
Bendahara
I : Dra. Tati Hartati
II : Budi.ST
Humas : Dra. Ratna Komala
Sie Rohani : Drs. Didi Suhardi
Sie Sosial : Taryo Permana
Sie Arisan : Wasra
Penasehat
I : Taspin
II : H. Taska
Informasi Data: Bpk. Taspin

Ayahku terserang Kanker Prostat

Ayahku terbaring sakit di Rumah Sakit El-Syifa Kuningan karena nengidap penyakit pembengkakkan prostat atau kanker prostat.
Tanggal 13 Maret 2009, beliau dirawat selama 1 mggu. Sekarang masih berobat jalan dan dr. memutuskan harus operasi.
Kepada seluruh keluarga saya mohon bantu do'anya tuk kesembuhan Ayahku, terimakasih.

Saya paparkan tentang Kanker Prostat agar saudara-saudara dapat melakukan pencegahan.

Kanker Prostat adalah suatu tumor ganas yang tumbuh di dalam kelenjar prostat. Kanker online prescription prostat sangat sering terjadi. Pemeriksaan mikroskopis terhadap jaringan prostat pasca pembedahan maupun pada /otopsi/ menunjukkan adanya kanker pada 50% pria berusia diatas 70 tahun dan pada semua pria yang berusia diatas 90 tahun. Kebanyakan kanker tersebut tidak menimbulkan gejala karena penyebarannya sangat lambat. prostat Kanker Prostat

*Apakah penyebab kanker prostat? *
Penyebabnya tidak diketahui, meskipun beberapa penelitian telah menunjukkan adanya hubungan antara diet tinggi lemak dan peningkatan kadar hormon /testosteron/. Kanker prostat merupakan penyebab kematian akibat kanker no 3 pada pria dan merupakan penyebab utama kematin akibat kanker pada pria diatas 74 tahun. Kanker prostat jarang ditemukan pada pria berusia kurang dari 40 tahun. Pria yang memiliki resiko lebih tinggi untuk menderita kanker prostat adalah pria kulit hitam yang berusia diatas 60 tahun, petani, pelukis dan pemaparan kadmium. Angka kejadian terendah ditemukan pada pria Jepang dan /vegetarian/. Kanker prostat dikelompokkan menjadi
# Stadium A : benjolan/tumor tidak dapat diraba pada pemeriksaan fisik, biasanya ditemukan secara tidak sengaja setelah pembedahan prostat karena penyakit lain.
# Stadium B : tumor terbatas pada prostat dan biasanya ditemukan pada pemeriksaan fisik atau tes /PSA/.
# Stadium C : tumor telah menyebar ke luar dari kapsul prostat, tetapi belum sampai menyebar ke kelenjar getah bening.
# Stadium D : kanker telah menyebar (/metastase/) ke kelenjar getah bening regional maupun bagian tubuh lainnya (misalnya tulang dan paru-paru).

*Apakah gejala kanker prostat ?*
Biasanya kanker prostat berkembang secara perlahan dan tidak menimbulkan gejala sampai kanker telah mencapai stadium lanjut. Kadang gejalanya menyerupai /BPH/, yaitu berupa kesulitan dalam berkemih dan sering berkemih. Gejala tersebut timbul karena kanker menyebabkan penyumbatan parsial pada aliran air kemih melalui /uretra/. Kanker prostat bisa menyebabkan air kemih berwarna merah (karena mengandung darah) atau menyebabkan terjadinya penahanan air kemih mendadak. Pada beberapa kasus, kanker prostat baru terdiagnosis setelah menyebar ke tulang (terutama tulang panggul, iga dan tulang belakang) atau ke ginjal (menyebabkan /gagal ginjal/). Kanker tulang menimbulkan nyeri dan tulang menjadi rapuh sehingga mudah mengalami /fraktur/ (patah tulang). Setelah kanker menyebar, biasanya penderita akan mengalami /anemia/. Kanker prostat juga bisa menyebar ke otak dan menyebabkan kejang serta gejala mental atau neurologis lainnya.
Gejala lainnya adalah:
# Segera setelah berkemih, biasanya air kemih masih menetes-netes
# Nyeri ketika berkemih
# Nyeri ketika /ejakulasi/
# Nyeri punggung bagian bawah
# Nyeri ketika buang air besar
# /Nokturia/ (berkemih pada malam hari)
# /Inkontinensia uri/ (beser)
# Nyeri tulang atau tulang nyeri jika ditekan
# /Hematuria/ (darah dalam air kemih)
# Nyeri perut
# Penurunan berat badan. /Gambar kanker prostat/ kanker prostat2 Kanker Prostat

*Bagaimana cara mendiagnosa kanker prostat?*
Cara terbaik untuk menyaring kanker prostat adalah melakukan pemeriksaan /colok dubur/ dan pemeriksaan darah. Colok dubur pada penderita kanker prostat akan menunjukkan adanya benjolan keras yang bentuknya tidak beraturan. Pada pemeriksaan darah dilakukan pengukuran kadar /antigen prostat spesifik/ (/PSA/), yang biasanya meningkat pada penderita kanker prostat, tetapi juga bisa meningkat (tidak terlalu tinggi) pada penderita BPH. Jika pada pemeriksaan colok dubur ditemukan benjolan, maka dilakukan pemeriksaan USG. Dengan melakukan rontgen atau skening tulang, bisa diketahui adanya penyebaran kanker ke tulang. Pemeriksaan lainnya yang biasa dilakukan:
# Analisa air kemih # /Sitologi/ air kemih atau cairan prostat
# /Biopsi/ prostat.

* Bagaimana cara pengobatan kanker prostat? *
Pengobatan yang tepat untuk kanker prostat masih diperdebatkan. Pilihan pengobatan bervariasi, tergantung kepada stadiumnya: * Pada stadium awal bisa digunakan prostatektomi (pengangkatan prostat) dan terapi penyinaran * Jika kanker telah menyebar, bisa dilakukan manipulasi hormonal (mengurangi kadar testosteron melalui obat-obatan maupun pengangkatan testis) atau kemoterapi.

*Pembedahan untuk kanker prostat* *
1. Prostatektomi radikal (pengangkatan kelenjar prostat).* Seringkali dilakukan pada kanker stadium A dan B. Prosedurnya lama dan biasanya dilakukan dibawah pembiusan total maupun spinal. Sebuah sayatan dibuat di perut maupun daerah perineum dan penderita harus menjalani perawatan rumah sakit selama 5-7 harai. Komplikasi yang mungkin terjadi adalah impotensia dan inkontinensia uri. Pada penderita yang kehidupan seksualnya masih aktif, bisa dilakukan potency-sparing radical prostatectomy. *
2. Orkiektomi (pengangkatan testis, pengebirian).* Pengangkatan kedua testis menyebabkan berkurangnya kadar testosteron, tetapi prosedur ini menimbulkan efek fisik dan psikis yang tidak dapat ditolerir oleh penderita. Orkiektomi adalah pengobatan yang efektif, tidak memerlukan pengobatan ulang, lebih murah dibandingkan dengan obat-obatan dan sesudah menjalani orkiektomi penderita tidak perlu menjalani perawatan rumah sakit. Orkiektomi biasanya dilakukan pada kanker yang telah menyebar. *Terapi penyinaran untuk pengobatan kanker prostat * Terapi penyinaran terutama digunakan untuk mengobati kanker stadium A, B dan C. Biasanya jika resiko pembedahan terlalu tinggi, maka dilakukan terapi penyinaran. Terapi penyinaran terhadap kelenjar prostat bisa dilakukan melalui beberapa cara: 1. Terapi penyinaran eksterna, dilakukan di rumah sakit tanpa perlu menjalani rawat inap. Efek sampingnya berupa penurunan nafsu makan, kelelahan, reaksi kulit (misalnya kemerahan dan iritasi), cedera atau luka bakar pada rektum, diare, sistitis (infeksi kandung kemih) dan hematuria. Terapi penyinaran eksterna biasanya dilakukan sebanyak 5 kali/minggu selama 6-8 minggu. 2. Pencangkokan butiran yodium, emas atau iridium radioaktif langsung pada jaringan prostat melalui sayatan kecil. Keuntungan dari bentuk terapi penyinaran ini adalah bahwa radiasi langsung diarahkan kepada prostat dengan kerusakan jaringan di sekitarnya yang lebih sedikit. *Pengobatan menggunakan obat* 1. Manipulasi hormonal. Tujuannya adalah mengurangi kadar testosteron. Penurunan kadar testosteron seringkali sangat efektif dalam mencegah pertumbuhan dan penyebaran kanker. Manipulasi hormonal terutama digunakan untuk meringankan gejala tanpa menyembuhkan kankernya, yaitu misalnya pada penderita yang kankernya telah menyebar. Obat sintetis yang fungsinya menyerupai LHRH (luteinizing hormone releasing hormone), semakin banyak digunakan untuk mengobati kanker prostat stadium lanjut. Contohnya adalah lupron atau zoladeks. Obat ini menekan perangsangan testis terhadap pembentukan testosteron (hal seperti ini disebut pengebirian kimiawi karena memiliki hasil yang sama dengan pengangkatan testis). Obat diberikan dalam bentuk suntikan, biasanya setiap 3 bulan sekali. Efek sampingnya adalah mual dan muntah, wajah kemerahan, anemia, osteoporosis dan impotensi. Obat lainnya yang digunakan untuk terapi hormonal adalah zat penghambat androgen (misalnya flutamid), yang berfungsi mencegah menempelnya testosteron pada sel-sel prostat. Efek sampingnya adalah impotensi, gangguan hati, diare dan ginekomastia (pembesaran payudara). 2. Kemoterapi Kemoterapi seringkali digunakan untuk mengatasi gejala kanker prostat yang kebal terhadap pengobatan hormonal. Biasanya diberikan obat tunggal atau kombinasi beberapa obat untuk menghancurkan sel-sel kanker. Obat-obatan yang bisa digunakan untuk mengobati kanker prostat adalah: - Mitoxantron - Prednisone - Paclitaxel - Dosetaxel - Estramustin - Adriamycin. Efek sampingnya bervariasi dan tergantung kepada obat yang diberikan. *Pemantauan yang perlu dilakukan untuk kanker prostat* Apapun jenis pengobatan yang dijalaninya, penderita akan dipantau secara ketat mengenai perkembangan penyakitnya. Pemantauannya meliputi: * Pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar PSA (biasanya setiap 3 bulan – 1 tahun). * Skening dan/atau CT scan tulang untuk mengetahui penyebaran kanker. * Pemeriksaan darah lengkap untuk memantau tanda-tanda dan gejala anemia. * Pemantauan tanda dan gejala lainnya yang menunjukkan perkembangan penyakit (misalnya kelelahan, penurunan berat badan, nyeri yang semakin hebat, penurunan fungsi usus dan kandung kemih serta kelemahan). (Copyright © 2010 Dokter Sehat).

Minggu, 08 Maret 2009

My Family

Nah! inilah keluargaku, suamiku, aku, anak-anakku yaitu Reza, Aldirama, Rangga Wanapati dan Anggi Lestari. Alhamdulillah ya Allah Engkau telah menganugrahkan putra-putri yang sempurna, sehat dan cerdas, semoga mereka mejadi anak-anak yang sholeh/sholeha, yang berbakti kepada kedua orang tuanya, berguna bagi nusa dan bangsanya. Amin... Amin... ya Robal Alamin...

Kamis, 26 Februari 2009

Cimulya Desaku

Cimulya adalah sebuah desa berada di kabupaten Kuningan Jabar, kecamatan Cimahi. Desaku itu berada dibawah kaki Puncak Manik yang dulunya sangat subur, hijau dan indah. Cimulya itu sendiri merupakan daerah pegunungan berlembah dan berbukit, rumah-rumah penduduknya berada dibukit-bukit, lembahnya dihubungkan oleh jembatan yang disebut brug, yah! nanjak mudun gitu...

Cimulya berbatasan dengan desa Gunungsari sebelah tenggara itupun melewati hutan yang cukup luas sedangkan sebelah selatan berbatasan dengan desaSukadana kalau sebelah utaranya hutan dan persawahan sangat luas baru deh ada desa lagi kalau ngga salah desa Dukubadag. Pokoknya kampung banget tapi hebatnya mereka sejak dulu sangat peduli terhadap pendidikan. Meskipun sekolah SMPnya harus ke Cibingbin yang jaraknya kurang lebih 5 km mereka pulang pergi jalan kaki, untug sekarang sudah ada sekolah SMP itupun baru tahun 2007.

Mata pencaharian penduduknya mayoritas petani dan banyak juga yang merantau ke Jakarta menjadi pekerja bangunan tapi kalau warga yang sudah menetap di Jakarta mayoritas Pegawai Negeri seperti Guru danTNI. Yah...untungnya mereka peduli terhadap kampungnya. Orang sunda bilang inget ka Purwadaksina.

Sedangkan puncak Manik merupakan tempat para leluhur kami terdahulu, konon katanya disitu dulunya ada beberapa keluarga yang kemudian mereka turun gunung, berpencar dan akhirnya menjadi desa Cimulya, Gunungsari, Dogdog, Sukadana dan Cimahi. Dulu Puncak Manik itu merupakan pegunungan yang hijau, subur dan terdapat sumber mata air yang mengalir dan menghidupi penduduk di sekitarnya. kok tau? kan saya pernah tinggal disana selama 6 tahun ikut nenekku Orang tuaku menitipkan aku karena mereka bekerja dan aku punya adik bayi, aduh.. kacian deh lho...

Tahun 1976 saya beserta rombongan dari SD Cimulya (tempatku sekolah) mengadakan kemah dan berjiarah ke puncak Manik itu. Pernah kesana lagi ketika saya liburan Kls 2 SPG bersama saudara-saudaraku Anah, Icih, Dalis, mang Tarja, mang Cuswa, bi Eem.
Untuk sementara itu dulu yang dapat aku sampaikan tentang Cimulya. Besok dilanjut...by...